Senin, 21 Oktober 2013
hari semakin berlalu, tinggalah semua kenangan itu, perlahan mulai memudar, tapi takdir berkata lain,, ahh tidak, dy muncul lagi dan lagi, aku hapus semua kontaknya, tapi apa???? dy malah meng add aku kembali, apa yang dy fikirkan? apakah dy hanya ingin memamerkan kemesraannya didepanku? apa dy merasa puas jika hatiku sakit lagi & lagi, dalam benakku slalu bertanya, apa yang harus ku lakukan, menerinmanya atw membiarkannya begitu saja,,, kalau aku menerimanya, aku belum siap melihat kemesraan dy denganya, jika aku tidak menerima, aku dosa, hadis nabi muhammad sangat melekat di kepalaku,,, ohhh tuhan, ini begitu rumit bagiku...
beberapa hari pun tlah terlewati, bayangan dosa slalu menghantui ku, akhirnya ku komfrim dy, dan menguatkan seluruh hatiku, semoga ini yang terbaik.,,, huf,,,sedikit lega... tapi jegerrrr, saat siang hari menjelang dy datang mebawa pesan,'apa kabar?' dengan pesannya seperti itu saja membuat ku kaget setengah mati, & aku hanya membalas, alhamdullah baik (dengan smile senyuman palsu), dag dig dug dada ini bergetar harap2 cemas, apakah dy akan membalas nya lagi atw tidak,,,,bimbang memang,, dannn stop hentikan... mungkin dy hanya ingin menjalin silatuhrami, ya sudah abaikan, biarkan, tutup, semoga dy tdk membalasnya lagi,,,aamiin
Jumat, 11 Oktober 2013
luka hati
aku hal palsu yang tak punya akhir
aku bayangan yang slalu hadir di kegelapan malam
hal yang kau anggap kenangan
mungkin hanya dusta yang di buatkan
bukan begitu?
kehilangan atau mendapatkan?
semua punya arti,
hati yang disakiti
jiwa yang kosong
raga yang di permainkan
kita tau bunga harus gugur
tak mati tak berubah
itulah impian manusia
puisi ini bagus banget sangat menggambarkan perasaanku saat ini,,, mengelak berkali-kali mencoba untuk pergi, tapi apa daya, setiap ku melihatnya, slalu sakit dan lagi- lagi sakit, entah kapan akan bisa sembuh, hanya tuhan yang tau, tapi disaat aku melihatnya, walaupun sakit tetap saja ingin slalu memandangnya, persaan apa ini, kenapa begitu kuat dan dalam, aku sendiri pun tak dapat memahaminya,, aku bingung kenapa bisa terjadi seperti ini,,, padhal pertemuan itu begitu singkat, bahkan sangat singkat,,, dan aku heran padahal 'dy' tak mempunyai sesuatu yang bisa dilebihkan, kenapa harus begini dan kenapa mesti seperti ini, luka ini kecil, ya.. memang sangat kecil, tapi begitu dalam, untuk mutupnya kembali, itu pun memerlukan waktu yang tak sedikit, astagfirullah,,, teguhkanlah hatiku ya Allah, aamiin
aku bayangan yang slalu hadir di kegelapan malam
hal yang kau anggap kenangan
mungkin hanya dusta yang di buatkan
bukan begitu?
kehilangan atau mendapatkan?
semua punya arti,
hati yang disakiti
jiwa yang kosong
raga yang di permainkan
kita tau bunga harus gugur
tak mati tak berubah
itulah impian manusia
puisi ini bagus banget sangat menggambarkan perasaanku saat ini,,, mengelak berkali-kali mencoba untuk pergi, tapi apa daya, setiap ku melihatnya, slalu sakit dan lagi- lagi sakit, entah kapan akan bisa sembuh, hanya tuhan yang tau, tapi disaat aku melihatnya, walaupun sakit tetap saja ingin slalu memandangnya, persaan apa ini, kenapa begitu kuat dan dalam, aku sendiri pun tak dapat memahaminya,, aku bingung kenapa bisa terjadi seperti ini,,, padhal pertemuan itu begitu singkat, bahkan sangat singkat,,, dan aku heran padahal 'dy' tak mempunyai sesuatu yang bisa dilebihkan, kenapa harus begini dan kenapa mesti seperti ini, luka ini kecil, ya.. memang sangat kecil, tapi begitu dalam, untuk mutupnya kembali, itu pun memerlukan waktu yang tak sedikit, astagfirullah,,, teguhkanlah hatiku ya Allah, aamiin
Selasa, 08 Oktober 2013
hati yang kacau
aku fikir luka ini hanya kecil,,, dan bisa di hilangkan dalam beberapa hari saja, namun aku salah,, salah dalam penilaianku sendiri,, memang tak sesakit dulu, tapi knp rasa ini tak mudah untuk di hilangkan?
semakin kuat aku berusaha untuk melupakan, kenangan itu semkin kuat menancap di kepalaku,,, apa yang harus aku lakukan????
mengingatnya, melihat dy bersama yang lain,,, membuat hatiku sakitttt,,,, slalu ingin menangis dan terus menangis,, hei,,, aku lupa apa yang aku lakukan ini sebernya salah, tapi kenapa aku slalu melakukan kesalahan itu,, apakah aku terlalu bodoh? ya mungkin itu jawaban yang tepat untukku saat ini, 'aku terlalu bodoh, di perbudak oleh persaan' yang sama sekali tidak menguntungkan,,,,
sabar,,,, itu kunci utamanya, mengatakannya memang mudah, tapi begitu sulit untuk menjalankannya, apalagi bayangan itu masih ada & melekat erat, apakah aku harus benar2 memblock dy dari segala sisi? emosi ya ini memang emosi,, tapi aku tak tahan,,, ingin sekali teriak,, kaluar dari semua ini,, tapi apalah daya aku tak berdaya,,, hanya tangisan malam yang bisa aku tumpahkan, malam menangis untuk besok pagi tersenyum palsu,,,
semakin kuat aku berusaha untuk melupakan, kenangan itu semkin kuat menancap di kepalaku,,, apa yang harus aku lakukan????
mengingatnya, melihat dy bersama yang lain,,, membuat hatiku sakitttt,,,, slalu ingin menangis dan terus menangis,, hei,,, aku lupa apa yang aku lakukan ini sebernya salah, tapi kenapa aku slalu melakukan kesalahan itu,, apakah aku terlalu bodoh? ya mungkin itu jawaban yang tepat untukku saat ini, 'aku terlalu bodoh, di perbudak oleh persaan' yang sama sekali tidak menguntungkan,,,,
sabar,,,, itu kunci utamanya, mengatakannya memang mudah, tapi begitu sulit untuk menjalankannya, apalagi bayangan itu masih ada & melekat erat, apakah aku harus benar2 memblock dy dari segala sisi? emosi ya ini memang emosi,, tapi aku tak tahan,,, ingin sekali teriak,, kaluar dari semua ini,, tapi apalah daya aku tak berdaya,,, hanya tangisan malam yang bisa aku tumpahkan, malam menangis untuk besok pagi tersenyum palsu,,,
goresan hati
ku rendam rasa pilu hati walau ranum
merobek asaku kini
ku coba tuk tegarkan hatiku
dalam menjalani hariku
namun semua tlah berlalu
terlalu sesak nafasku
saat bayangmu menggodaku
namun sadarku harus menepis semua tentang dirimu
kau telah patahkan asaku
tergores kembali satu luka dihatiku
mengendap membelai jiwa
ku ingin berlari tuk mencoba
tak tersentuh olah hasrat cinta
merobek asaku kini
ku coba tuk tegarkan hatiku
dalam menjalani hariku
namun semua tlah berlalu
terlalu sesak nafasku
saat bayangmu menggodaku
namun sadarku harus menepis semua tentang dirimu
kau telah patahkan asaku
tergores kembali satu luka dihatiku
mengendap membelai jiwa
ku ingin berlari tuk mencoba
tak tersentuh olah hasrat cinta
Langganan:
Postingan (Atom)